Pancaran Cahaya Kedua (semoga tak terlupakan)

April 12, 2011 at 1:51 pm Leave a comment

Disini… hati berselimut sepi
Seolah berwarna, namun tak nyata
Nampak bahagia tapi tak terasa
Hanya keyakinan tak tertahankan

Di kota temaram cahaya
Jiwamu datang menyapa
Nyata dengan senyum luka mempesona
Hatiku… menyambut cahaya kedua

Hari berlalu cepat
Rangkaian waktu mengiringi keindahan
Sebuah elegi yang sulit dipisahkan
Membagi jiwa berbalut cinta

Wahai cahaya kedua
Engkau hadir memang setelahnya
Pancaranmu adalah yang utama
Dan sejatinya..
Engkaulah pemilik hati ini
Jauh di atas tempatmu terpancar
Dalam di dasar pondasi relungnya
Sampai kapan..
Hingga waktu tak terbatas

~September, 15th 2010~

Entry filed under: TENTANG HIDUP. Tags: .

Jenuh Sebentuk Cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



More clock widgets here

April 2011
M T W T F S S
« Mar   May »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Categories

Recent Posts


%d bloggers like this: