Jenuh

April 12, 2011 at 1:33 pm Leave a comment

Menapaki sudut hati yang tergolek tak berdaya oleh padatnya rutinitas. Berkeliling mencari udara lapang pun tak juga mendapatkan hasil. Segala tuntutan dan juga tekanan hidup terasa makin mengganjal raga. Batin yang sudah sering tak sinkron dengan jiwa. Rasa syukur pun sudah tak bisa meredakan rentetan keluhan diri. Melenyapkan separuh ruang bahagia dan mengisinya dengan sebuah kewajiban. Berkutat hanya pada hal dan masalah yang sama. Mencoba melepaskan semua penyiksaan yang ada. Cemas hati yang tak mampu menemui cahaya kecil penerang jalan. Menguras pikir dan tenaga demi membuka selubung bahagia yang pernah dirasa. Menghadapi segala yang tercetak di depan senyaman mungkin. Huuuft… Sangat sesak terasa karena menahan bebannya. Berharap dapat mengajak keajaiban – keajaiban kecil keluar dari persembunyiannya dan bermain sebentar dengan waktu. Sedikit muslihat usil terlintas dan membuai angan -angan. Kalimat yang bermula dengan andai mengalir bagai aliran air. Tak cukup hanya sebuah do’a dan harapan walau terkadang usaha pun nihil berlaku. Penat.. Bagai ancaman awal untuk penyakit jiwa.

Entry filed under: TENTANG HIDUP. Tags: .

Sudah waktunya tidur dee.. Pancaran Cahaya Kedua (semoga tak terlupakan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



More clock widgets here

April 2011
M T W T F S S
« Mar   May »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Categories

Recent Posts


%d bloggers like this: