18072010

December 4, 2010 at 9:35 am Leave a comment

== Secuplik kisah sang daun muda==

Di suatu tempat dimana hanya ada satu pohon tanpa ditemani pucuk-pucuk daun segar dan hijau sebagai penyambung hidupnya.
Tak lama pucuk daun yang baru, baru saja lahir dan menyambut hangatnya sapaan mentari di antara dahan-dahan kering di pohon itu.
Daun muda itu mencoba bangkit dari semua keterpurukannya dan berkeinginan untuk membuat sang pohon bahagia akan kehadirannya.
Perlahan dengan berjalannya waktu, sang pohon pun memberikan perhatian dan kasih sayangnya pada daun muda tersebut. Dan daun muda itu pun membalasnya dengan memberikan yang terbaik bagi sang pohon.
Seluruh kasih sayang hanya diberikan untuk sang pohon sampai akhirnya daun muda tersebut menyadari bahwa dia tak sendirian di pohon itu.
Ada sepucuk daun lain yang terletak jauh di atas dahan tempat daun muda itu berada. Begitu hijau, segar, indah dan sempurna rupanya. Tak mungkin bisa sang daun muda itu menandinginya untuk berada satu dahan atau di atasnya.
Tampak rasa iri dan egois dirasakan si daun muda. Dia ingin berada di atas dahan sang daun sempurna itu berada agar semua perhatian dan kasih sayang sang pohon hanya ditujukan kepadanya.
Tapi, sang daun muda sadar bahwa kehadirannya masih baru di pohon tersebut dan tak mungkin berada di atas dahan sang daun sempurna untuk merebut semua kasih sayang dan perhatian sang pohon. Lagipula sang daun sempurna sudah berada lama dibandingkan si daun muda. Bersyukurlah ia karena masih bisa melekat pada dahan pohon tersebut walau tak tinggi letaknya dan bernasib sama dengan daun-daun kering yang terbang tertiup angin yang entah kemana angin tersebut membawanya.
Doa sang daun muda kepada pencipta-Nya ” Ya Allah, aku ingin terus berada pada pohon ini, dimana diriku menggantungkan segala kepercayaan dan kehidupanku padanya selain Engkau. Kebahagiaanku ada padanya, walau akhirnya pohon ini akan memilih daun lain selain aku sebagai teman di ujung usianya nanti.”
Ternyata kenyataan tidak sesuai dengan harapan dan doanya. Sang daun muda yakin bahwa kehadirannya untuk sang pohon takkan lama. Baru saja ia mencoba bangkit dan merentangkan bagian-bagian dari dirinya karena kasih sayang dan perhatian sang pohon padanya, angin kering datang berhembus dan meniup paksa sang daun muda untuk segera melepaskan diri dari dahan tempat dia menggantungkan kepercayaan dan hidupnya itu.
Sang pohon pun sebenarnya menyadari bahwa sang daun muda itu pastinya takkan lama untuk berada terus bersamanya di dahan itu dengan angin kering bertiup memaksa.
Saat itu pun tiba, sang daun muda sudah cukup rela melepaskan dirinya dari pohon itu. Dirinya sudah tak sanggup menahan paksaan sang angin kering yang seakan – akan tak rela melihat pucuk daun muda yang kecil dan lemah untuk terus berada di pohon itu.
Akhirnya sang daun muda itupun melepaskan dirinya dari pohon itu dan jatuh ke tanah yang letaknya tak jauh dari pohon tempat dia berada dulunya.
Tampak olehnya sang pohon hanya ditemani oleh sepucuk daun yang dia ketahui bahwa daun itu adalah si daun sempurna. Sang daun sempurna yang beruntung karena bisa menemani sang pohon lebih lama di ujung usianya.
Walau sudah menjadi layu dan kering, sang daun muda masih saja memandangi sang pohon berada dengan kasih sayang yang masih dia rasakan sewaktu bersama sang pohon dulunya. Setidaknya sang daun muda merasakan “tidak ada yang hilang” saat bersama sang pohon. Masih terasa “indah”. Rasa sayang itu masih ada walau dirinya tak berada di pohon itu lagi. Dan Allah pun mengabulkan doanya bahwa sang daun muda berada tak jauh dari sang pohon walau tak menjadi bagian dari sang pohon. Semua sudah ada ketentuan-Nya. Pertemuan dan perpisahan diciptakan bersama dan berpasangan.
“Aku senang kau bahagia. Dan aku bahagia karena sempat merasakan kasih sayang dan perhatianmu wahai pohonku. Terima kasih untuk semua. Dan kau masih yang terbaik di hidupku”, ucap sang daun muda kepada sang pohon sebelum berpisah.

mohon kritik dan sarannya iah.. ^_^

Entry filed under: TENTANG HIDUP. Tags: .

E-LEARNING MERUPAKAN INOVASI PENDIDIKAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN FISIKA Think about word, the name’s “LOVE”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



More clock widgets here

December 2010
M T W T F S S
    Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Categories

Recent Posts


%d bloggers like this: